Strategi Mengatasi Karyawan yang Berbeda Visi dengan Perusahaan

Visi adalah suatu yang ingin dicapai oleh perusahaan. Kita sebagai orang awam mengartikannya sebagai cita-cita. Setiap orang memiliki cita-cita. Tapi, apakah cita-citanya sesuai dengan visi perusahaan? Banyak karyawan yang gagal menyelaraskan cita-citanya dengan visi perusahaan. Apa penyebabnya?

  1. Lemahnya sistem rekrutmen perusahaan. Perusahaan secara serampangan menerima kandidat untuk bekerja di perusahaan itu, termasuk kandidat yang cita-citanya berseberangan dengan visi perusahaan.
  2. Perusahaan tidak mengungkapkan visi dan misisnya pada rekrutmen dan masa percobaan karyawan. Padahal, kandidat harus memiliki visi dan misi selaras dengan visi dan misi perusahaan. Jika tidak selaras, karyawan cenderung gagal menjadi aset perusahaan.
  3. Pada saat reorganisasi, perusahaan gaga; melakukan komunikasi internal tentang perubahan visi dan misi perusahaan. Reorganisasi merupakan perubahan perusahaan secara total. Perubahan ini dimulai dari menetapkan nilai-nilai perusahaan yang baru, visi dan misi yang baru, struktur organisasi yang baru, job descrption yang baru, sampai SOP yang baru. Kegagalan komunikasi internal ini menyebabkan karyawan masih bekerja sesuai dengan visi perusahaan yang lama. Akibatnya, manajemen akan kesulitan untuk mengarahkan karyawan agar produktif dan mencapai target-target yang baru.

Apa akitbatnya jika karyawan berbeda visi dengan perusahaan?

  1. Karyawan tersebut tidak akan dapat bekerja profesional sesuai kebutuhan perusahaan. Karyawan menjadi beban bagi perusahaan karena tidak produktif.
  2. Karyawan dapat berbuat onar atau mencari gara-gara. Tujuannya untuk memaksakan visi pribadinya agar diikuti oleh perusahaan. Karyawan seperti ini terbalik vara berpikirnya. Seharusnya dia mengikuti visi perusahaan, bukan malah memaksa perusahaan mengikuti visinya.
  3. Perusahaan dapat kehilangan karyawan-karyawan penting (key person) yang berbeda visi dengan perusahaan. Masalahnya, key person ini biasanya adalah hasil didikan dari perusahaan. Ketika sudah menjadi key person, malah semakin kelihatan perbedaan visinya dengan perusahaan. Ini sungguh peristiwa tragis bagi perusahaan.

Bagaimana cara mengantisipasi dan mengatasi masalah ini?

  1. Cara kandidat yang visinya sesuai dengan visi perusahaan. Pada saat rekrutmen, tanyakan kepada kandidat, apa tujuan hidupnya. Nilailah, apakah tujuan hidupnya selaras dengan visi perusahaan atau tidak. Jika tidak, segera cari kandidat yang baru.
  2. Presentasikan visi dan misi perusahaan pada saat rekrutmen maupun masa percobaan. Kuncinya, bagian HRD dan pimpinan perusahaan harus menguasai visi dan misi perusahaan di luar kepala dan mereka telah mempraktikkan kinerja yang mencerminkan upaya tercapainya visi perusahaan tersebut. Lakukan penilaian, jika kandidat terlihat “keberatan” atau “tidak nyaman” dengan visi perusahaan, segera ganti dengan kandidat lainnya. Jangan ambil risiko yang akan menyulitkan di masa-masa mendatang.
  3. Jika perusahaan Anda melakukan reorganisasi, sosialisasikan visi dan misi perusahaan yang baru secara berkala, diikuti dengan perubahan budaya kerja dan target-target perusahaan. Sosialisasi ini dapat dilakukan misalnya pada saat briefing karyawan atau evaluasi kerja karyawan dan meeting bulanan. Sosialisasi ini dilakukan berulang-ulang sampai karyawan paham dan secara tidak sadar mendukung visi dan misi perusahaan yang baru.

Bagi Anda yang saat ini sedang berburu pekerjaan, camkan hal berikut ini; Jika Anda akan melakukan perjalanan ke luar kota, Anda pasti akan memilih kendaraan umum yang jurusannya sesuai dengan tujuan Anda. Jika Anda nekat untuk naik kendaraan umum yang tujuannya berbeda, maka Anda bisa tersesat atau turun di tengah jalan. Jadi, sebelum Anda melamar pekerjaan di sebuah perusahaan, pelajarilah apa yang menjadi visi dan misi perusahaan tersebut. Lamarlah perusahaan “hanya” yang visinya sesuai dengan visi Anda dan jangan pernah coba-coba, hematlah waktu Anda.

 

 

 

Artikel dapat dilihat di https://ardanakonsultan.com/artikel/strategi-mengata…engan-perusahaan/