Pentingnya Menerapkan Budaya Adaptif dalam Perusahaan

            Pada saat ini perkembangan teknologi komunikasi berkemabng dengan teramat pesat. Perkemabngan teknologi komunikasi memiliki dampak yang luas pada perilaku manusia, salah satunya adalah perilaku manusia dalam berbisnis. Perusahaan harus terus mengejar kemajuan teknologi agar tetap berada di posisi terdepan dibandingkan dengan para kompetitornya. Kondisi iklim bisnis yang dinamis mengharuskan perusahaan untuk mengikuti perubahan yang terjadi agar kompetitif dan bertumbuh. Hal seperti ini merupakan tuntutan yang tidak dapat dielakkan. Persaingan di dunia usaha yang ketat di era globalisasi saat ini menuntut perusahaan untuk berusaha meningkatkan kinerja usahanya melalui pengelolaan organisasi yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, organisasi akan efektif jika dan hanya jika memiliki budaya adaptif.

            Budaya adaptif adalah budaya organisasi dimana karyawan harus menerima perubahan, termasuk penyelarasan organisasi yang berkelanjutan dengan lingkungannya, juga perbaikan proses internal yang berkesinambungan. Budaya adaptif merupakan budaya organisasi dimana karyawan menerima perubahan, termasuk organisasi penyelamatan yang memelihara lingkungan dan perbaikan proses internal yang berkelanjutan. Budaya adatif dapat diwujudkan dan diterapkan baik secara fisik, konten maupun aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan performa perusahaan, termasuk di dalamnya taraf hidup masyarakat sekitar, seperti dilakukannya kegiatan sosial perusahaan bersama para pemangku kepentingan serta program edukasi masyarakat. Untuk mewujudkan budaya adaptif dalam perusahaan, maka diperlukan beberapa solusi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut.

            Ciri-ciri budaya adaptif dalam perusahaan, yaitu:

  • Dapat mengantisipasi dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan
  • Mendorong entrepreneurship
  • Memanfaatkan peluang-peluang bisnis yang berubah-ubah
  • Memperhatikan kepentingan-kepentingan yang diperlukan antara pemegang saham, pelanggan, karyawan, masyarakat dan sebagainya
  • Terkait dengan kinerja organisasi atau perusahaan.

            Organisasi perusahaan akan menjadi efektif dan efisien, jika para karyawannya mampu memahami secara benar bagaimana cara berkomunikasi yang efektif dalam organisasi. Komunikasi merupakan salah satu bagian dari manajemen sumber daya manusia agar semua pihak yang ada di dalam organisasi mampu melakukan interaksi, memahami arahan dan meningkatkan efektivitas kerja dalam tim. Peranan pemimpin hingga bawahan dapat dikatakan berhasil dalam sebuah organisasi ketika komunikasi antar karyawan mampu meningkatkan kinerja individu maupun kinerja organisasi. Kinerja merupakan perbandingan antara keluaran (output) yang dicapai dengan masukan (input) yang diberikan. Kinerja juga merupakan hasil dari efisiensi pengelolaan masukan dan efektivitas pencapaian sasaran. Oleh karena itu, efektivitas dan efisiensi pekerjaan yang tinggi akan menghasilkan kinerja yang tinggi pula.

            Dalam mewujudkan budaya adaptif dalam perusahaan, maka diperlukan peran pemimpin yang besar. Pemimpin harus mampu menyampaikan visi dan misi organisasi secara persuasif dengan komunikasi dan gaya bahasa yang mudah dipahami dan dimengerti oleh semua bawahannya. Hal ini akan menimbulkan motivasi dan semangat bagi karyawan untuk bekerja secara optimal, karena bawahan mengetahui apa yang menjadi tujuan dari organisasi tersebut.

            Di era globalisasi saat ini sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk memiliki budaya adaptif. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mempromosikan dan mengkomunikasikan segala sesuatu hal untuk meningkatkan kinerja, pola pikir dan meningkatkan organisasi dalam lingkungan yang terus berkembang.

 

 

 

 

Artikel bisa dilihat di https://ardanakonsultan.com/artikel/pentingnya-mener…dalam-perusahaan/