Pentingnya Critical Thinking Skill dalam Kehidupan Sehari-Hari

           Critical thinking merupakan sebuah kemampuan untuk berpikir jernih dan rasional mengenai apa yang harus dilakukan atau apa yang ingin kita yakini sebagai suatu kebenaran. Seseorang yang memiliki critical thinking skill cenderung lebih cepat dalam mengidentifikasi informasil yang relevan, memisahkan informasi yang tidak relevan serta memanfaatkan informasi tersebut untuk mencari solusi dari masalah atau mengambil keputusan. Seseorang dengan critical thinking skill yang memadai memiliki kemungkinan besar untuk dapat mempelajari masalah secara sistematis, terorganisir, merumuskan pertanyaan yang inovatif dan merancang penyelesaian yang dipandang relatif baru. Oleh karena itu, seseorang perlu memiliki critical thinking skill dan perlu memperlajarinya, karena skill tersebut sangat berguna dan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan sekarang dan dimasa yang akan datang. Seseorang yang memiliki critical thinking skill dapat melakukan hal-hal sebagai berikut;

  • Memahami hubungan logika antar gagasan
  • Mengidentifikasi, membangun dan mengevaluasi argumen
  • Mendeteksi ketidakonsistenan dan kesalahan umum dalam bernalar
  • Menyelesaikan masalah secara sistematis
  • Mengidentifikasi relevansi dan pentingnya gagasan
  • Merenungkan sebuah pembenaran keyakinan dan nilai-nilai dalam diri seseorang

           Critical thinking bukanlah masalah mengumpulkan informasi. Seseorang dengan ingatan yang baik dan mengetahui banyak fakta belum tentu memiliki critical thinking. Seorang critical thinking lebih mampu menyimpulkan sebuah konsekuensi dari apa yang ia ketahui dan mengetahui bagaimana cara memanfaatkan informasi yang telah didapatkan untuk menyelesaikan masalah, mencari sumber informasi yang relevan untuk disampaikan pada dirinya sendiri. Secara umum, critical thinking dibagi menjadi 3 (tiga) keterampilan, yaitu;

  • Curiosity atau keingintahuan, merupakan keinginan untuk mempelajari lebih banyak informasi-informasi dan mencari bukti-bukti, serta terbuka terhadap gagasan-gagasan baru.
  • Skepticism atau skeptis, merupakan sikap yang tidak mudah mempercayai semua informasi yang datang kepada kita. Sikap ini merupakan benteng akal sehat agar ketika informasi diterima, kita dapat membuat pertanyaan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.
  • Humility atau kerendahan hati, merupakan kemampuan kita untuk mengakui bahwa pendapat dan gagasan kita adalah salah saat ditampilkan bukti-bukti baru yang membuktikan bahwa gagasan kita memang salah.

Berikut hal-hal yang menjadi alasan, kenapa kita perlu memiliki dan perlu memperlajari critical thinking skill;

  1. Critical thinking dapat mengasah kecerdasan

          Inti dari critical thinking adalah mengedepankan fakta dibandingkan emosi saat membangun pendapat atau menyelesaikan masalah. Tujuan dari critical thinking yaitu agar kita dapat berpikir baik secara rasional maupun secara logis. Kebiasaan berpikir kritis ini lama-kelamaan akan mengasah kecerdasan kita.

  1. Critical thinking diperlukan demi kesuksesan teamwork

           Dalam teamwork, memiliki perbedaan pendapat antar anggota tim merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Beda kepala, beda pola pikir dan selera. Sering kali perbedaan pendapat ini dapat berujung konflik, karena masing-masing anggota tim saling memaksakan pendapatnya. Konflik di antara anggota tim juga dapat terjadi karena emosi. Jika setiap anggota menggukan critical thinking, perbedaan pendapat tidak akan berujung keributan. Setiap anggota tim akan berusaha memberikan feedback baik dan buruknya dari setiap ide. Fokuslah pada pemecahan masalah, bukan pada emosi bahkan pribadi setiap anggota tim.

  1. Critical thinking dapat menghindarikan dari stress

           Apabila kita berada di bawah suasana yang penuh dengan tekanan, kita masih dapat membuat keputusan dengan pikiran yang jernih. Dengan terbiasa menggunakan critical thinking, maka akan melatih kita untuk dapat tetap fokus pada ini permasalahan yang terjadi pada kita, bukan pada emosi yang kita rasakan. Seringkali stress terjadi bukan karena besar kecilnya masalah, tetapi bagaimana cara kita dapat bereaksi terhadap masalah tersebut.

  1. Critical thinking dapat memicu kreativitas

           Critical thinking juga diperlukan guna melakukan pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan kreativitas yang tinggi. Jika seseorang tidak memiliki critical thinking, maka ia tidak dapat berpikir kreatif.

            Berikut cara tepat yang dapat kita lakukan untuk membentuk critical thinking;

  1. Kenali masalah yang ada

          Tahap pertama yang perlu kita lakukan untuk dapat berpikir kritis adalah dengan mengidentifikai masalah yang ada. Biasanya masalah muncul karena beberapa faktor yang menjadi penyebab, baik faktor psikologis, teman, keluarga maupun faktor lingkungan yang memperngaruhinya.

         Untuk dapat mengidentifikasi sebuah masalah, berarti kita dituntut untuk memahami diri kita, apa yang menjadi penyebab munculnya masalah, apa saja dampak yang akan timbul dari masalah tersebut terhadap kita dan orang lain disekitar kita, serta apa posisi kita dalam masalah tersebut.

  1. Tentukan skala prioritasnya

           Tahapan selanjutnya yaitu menentukan skala prioritas. Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya. Namun, jika kita ingin membentuk critical thinking, maka kita harus menentukan skala prioritas dari masalah-masalah yang sedang kita hadapi pada saat ini. Mana masalah yang paling mendesak, mana masalah yang masih bisa kita pending dan mana masalah yang dapat kita selesaikan terakhir. Dengan menentukan skala prioritas secara jelas, maka kita akan dapat lebih mudah menentukan mana target-target yang harus kita capai terlebih dahulu.

  1. Kumpulkan informasi

             Setelah kita menentukan skala prioritas dengan jelas, kini saatnya kita mengumpulkan informasi dan menganalisanya. Jangan pernah membatasi pengetahuan kita, bila perlu kita terus menggali informasi dan memperkaya pengetahuan kita di bidang yang sedang kita ingin prioritaskan saat ini.

              Kita dapat menggali informasi dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, internet, studi lapangan dan pengalaman dari expert. Semakin banyak informasi yang kita miliki, maka akan semakin banyak pula pengetahuan yang kita punya, sehingga kita tidak akan mudah tertipu karena kemampuan analisa kita pun berkembang sejalan dengan pengetahuan yang telah kita miliki.

  1. Kenali persepsi yang muncul

             Dalam suatu kondisi, terkadang terdapat banyak pendapat yang muncul dari orang-orang yang berbeda. Sebaiknya, kita jangan langsung percaya dan menerima informasi tersebut tanpa menganalisanya terlebih dahulu. Kita juga perlu memperkaya dan mengupgrade pengetahuan yang kita miliki agar kita tidak salah dalam menerima persepsi orang lain. kita perlu mengenali persepsi yang muncul dan berikan sedikit perasaan curiga serta tidak percaya agar kita dapat menganalisanya lebih dalam.

  1. Analisa setiap data

             Biasakan diri untuk dapat menganalisa setiap data yang kita peroleh. Perhatikan dan temukan berbagai macam informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya guna menunjang data yang kita peroleh tadi.

  1. Proses pengambilan keputusan

          Setelah kita mengidentifikasi maslaah, menentukan skala prioritas, mengumpulkan data-data informasi, mengenali setiap persepsi yang muncul dari orang-orang yang berbeda, kemudian menganalisanya, maka tahapan terakhir yang perlu kita lakukan untuk membentuk critical thinking adalah proses pengambilan keputusan.

           Keputusan yang baik harus selalu dibentuk dari kelima tahapan sebelumnya, dan yang perlu kita ingat adalah ketika kita memiliki critical thinking, kita dapat membantu orang lain dalam menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi, kemudia mencari jalan keluar terbaik dari masalah mereka.

          Seseorang yang memiliki critical thinking terbiasa dengan pemikiran yang mendalam dan kritis terhadap segala sesuatu, inovatif, penuh dengan ide-ide baru, informatif dan peka terhadap segala peluang yang ada. Oleh karena itu, jika kita memiliki critical thinking, maka kita akan mampu mengambil keputusan terbaik dalam hidup kita yang berdampak positif bagi diri kita sendiri dan orang lain.

 

 

 

Artikel bisa dilihat di https://ardanakonsultan.com/uncategorized/pentingnya-criti…upan-sehari-hari/