Pelaporan Human Capital

 

             Pelaporan human capital adalah penyampaian informasi mengenai seberapa baik manajemen human capital dalam organisasi. Terdapat dua jenis pelaporan human capital yaitu pelaporan eksternal dan pelaporan internal. Laporan eksternal adalah laporan mengenai seberapa baik pengelolaan human capital kepada stakeholder. Laporan internal adalah laporan yang ditujukan kepada pimpinan internal mengenai sebapa baik pengelolaan human capital yang telah dilakukan berikut pedoman tindak lanjut perbaikannya. Jadi laporan internal bertujuan untuk memberikan informasi untuk pengambilan keputusan mengenai Human Capital Management, bukan hanya sekedar menyampaikan sekumpulan angka.

Pelaporan Eksternal

            Pelaporan eksternal harus dengan jelas menggambarkan pemahaman dewan direksi dan dewan komisaris mengenai hubungan kebijakan dan praktik Human Capital Management dengan strategi dan kinerja bisnis. Dengan demikian laporan harus mencakup detail mengenai ukuran dan komposisi karyawan, retensi dan motivasi, keterampilan, kompetensi, dan pelatihan karyawan, praktik remunerasi dan hubungan kerja yang adil, serta kepemimpinan dan perencanaan suksesi. Laporan eksternal harus mengikuti proses yang mudah dikaji oleh auditor, memberikan informasi dalam bentuk yang memungkinkan untuk dilakukan perbandingan sepanjang waktu, dan menggunakan istilah serta definisi yang diterima umum.

            Pelaporan eksternal Human Capital Management digerakkan oleh tuntutan investor, analis keuangan, dan pemangku kepentingan yang menginginkan data kinerja yang lebih baik dan dapat diandalkan. Laporan eksternal pada umumnya menganalisis secara seimbang dan komprehensif, dalam hal:

  • Perkembangan dan kinerja bisnis selama satu tahun fiskal
  • Posisi perusahaan di akhir tahun
  • Kecenderungan utama dan faktor-faktor yang mendasari perkembangan, kinerja, dan posisi bisnis dari perusahaan selama satu tahun fiskal
  • Kecenderungan utama dan faktor-faktoa yang kemungkinan akan mempengaruhi perkembangan masa depan, kinerja, dan posisi perusahaan.

           Laporan eksternal harus disajikan sedemikian rupa sehingga stakeholder dapat menilai strategi perusahaan berikut potensi kesuksesannya. Oleh karena itu, laporan eksternal harus mencakup:

  • Visi dan misi strategi bisnis
  • Deskripsi dari sumber daya yang tersedia untuk perusahaan
  • Deskripsi dari risiko utama dan ketidakpastian yang dihadapi perusahaan
  • Deskripsi struktur modal, kebijakan treasury, dan tujuan serta likuiditas perusahaan.

            Untuk memenuhi seluruh persyaratan, perusahaan disarankan untuk memasukkan informasi-informasi mengenai isu lingkungan, karyawan, sosial, dan komunitas serta kebijakan-kebijakan perusahaan dan bagaimana kebijakan tersebut diterapkan serta menyatakan bidang-bidang yang tidak dimasukkan informasinya. Perusahaan juga harus memasukkan analisis menggunakan indikator keuangan dan jika memungkinkan, indikator kinerja kunci termasuk informasi mengenai urusan lingkungan dan karyawan.

             Laporan eksternal tahunan juga mengharuskan perusahaan untuk mengungkan informasi yang diperlukan untuk memahami perkembangan, kinerja, atau posisi bisnis dari perusahaan, termasuk menggunakan indikator kinerja keuangan kunci, dan jika memungkinkan, analisis dengan menggunakan indikator kinerja kunci lainnya. Juga secara spesifik mengharuskan dimasukkannya kecenderungan utama dan faktor-faktor yang kemungkinan besar mempengaruhi kinerja perkemabngan di masa depan dan posisi bisnis perusahaan, serta informasi mengenai lingkungan, karyawan, dan masalah sosial dan komunitas.

Pelaporan Internal

            Pelaporan internal harus dikaitkan dengan kerangka pelaporan eksternal, tetapi lebih difokuskan kepada dampak praktis dari data yang sudah dikumpulkan dan dianalisis. Informasi dan judul-judul laporan internal juga harus disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan organisasi tetapi dapat:

  • Memberikan informasi kuantitatif dn kualitatif termasuk data mengenai jumlah dan komposisi karyawan, perekrutan, dan pemertahanan karyawan, ketidakhadiran, motivasi, keterampilan dan kompetensi, aktivitas pembelajaran dan pengembangan, remunerasi dan praktik pemerkerjaan yang adil, kepemimpinan dan perencanaan suksesi, dan hasil dari opini atau survei kepuasan kerja.
  • Menganalisis ukuran kepuasan dan engangement karyawan, membandingkannya dengan data mengenai kinerja bisnis dan mendemonstrasi hubungan di antara keduanya.
  • Mengenalisis hasil benchmarking eksternal
  • Mengidentifikasi motor kinerja kunci dalam organisasi dan mengidikasikan bagaimana Human Capital Management berkontribusi pada penambahan nilai masing-masing bidang ini
  • Meninjau ulang kontribusi dari strategi kebijakan dan praktik manajemen Sumber Daya Manusia terhadap pencapaian tujuan bisnis.
  • Mengemukakan pengembalian investasi pada proyek manajemen dan pengembangan Sumber Daya Manusia serta mengevaluasi keefektifan dari investasi tersebut
  • Menarik kesimpulan mengenai dampak data untuk strategi, kebijakan, dan praktik manajemen Sumber Daya Manusia di masa mendatang.

          Pelaporan internal merupakan bentuk pelaporan human capital yang paling umum. Manfaat dari pelaporan internal adalah:

  • Membantu manajer membuat keputusan yang lebih baik untuk meningkatkan kinerja bisnis berdasarkan informasi praktik manajemen Sumber Daya Manusia
  • Meningkatkan kemampuan manajer untuk memahami dan mengatasi masalah sebelum masalah tersebut membesar
  • Pengakuan fungsi Sumber Daya Manusia sebagai sumber informasi
  • Meningkatkan kemampuan manajer memberikan solusi manajemen Sumber Daya Manusia yang efektif dan karena itu, memberi alasan yang lebih kuat untuk berinvestasi lebih besar pada manajemen Sumber Daya Manusia.

            Laporan internal disusun dalam bentuk laporan manajemen untuk manajer lini. Namun, laporan yang dihargai oleh manajer lini adalah informasi yang:

  • Kredibel, akurat, dan dapat dipercaya
  • Berguna untuk kepentingan pribadi dan untuk mengelola tim
  • Disertai dengan pedoman tindak lanjut
  • Dapat dijadikan sebagai pedoman tindak lanjut

 

 

 

 

Artikel dapat dilihat di  https://ardanakonsultan.com/artikel/pelaporan-human-capital/